Perjalanan berhari-hari memutari Misool bukanlah pakansi biasa. Gua keramat, gua tengkorak, gua putri termenung, dan aneka corak gambar bercat merah pada dinding-dinding tebing di Pulau Misool merupakan situs-situs arekeologi yang menyimpan pesona magis. Sebab, keberadaan gua-gua itu menjadi bukti dan pernyataan yang diberikan alam bahwa pada masa yang jauh pernah ada kehidupan yang kemudian menjadi tali-pusar dari mana masa kini berasal. MISOOL adalah THE MYSTICAL ISLAND OF ADVENTURES

Kekaguman dan kebingungan juga bertumbukan saat menyaksikan gugusan pulau-pulau kapur, teluk, selat, perbukitan karst, serta kebeningan air lautnya. Terbayang sebuah kerajaan purba yang megah dan hening di atas laut dengan taman air teduh saat memasuki Pulau Sunmalelen, Sunbayo, Yapap, Dafalin, Lenmakana, Namlol, Balbullol, Puncak Harfat, dan pulau-pulau kecil lainnya. .

Jika tak diarahkan oleh pemandu yang terlatih, dipastikan kami tersesat di antara tebing-tebing karts yang berliku serupa labirin dan membentuk aneka rupa formasi, seperti gerbang kerajaan, relief-relief candi, mahkota raja, simbol lingga-yoni, hati, pohon natal, menara kembar, dan benteng pertahanan. GEODIVERSITY MISOOL  serupa sebuah kerajaan di atas laut, KINGDOM OF THE SEA.

Misool dengan segala pesonanya itu memberitahu dalam senyap sebuah cerita panjang bagaimana alam membentuk hubungan harmonis antara binatang dan tumbuhan; bahkan jauh sebelum manusia ikut serta hadir berkoloni di dalamnya. Keindahaan Misool akan selalu memanggil perindu panorama semesta, serupa kerinduan berpulang seruling yang tercerai dari rumpun bambu ibunya. Misool memiliki geodiversitas yang layak menjadi kawasan geopark dunia; sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka, termasuk nilai arkeologi, ekologi, dan juga budaya.

Penerbit Nala Publishing| 2016| 150 halaman|