Pasangkayu Dalam Lintasan Waktu

By Ayu Arman | 29/03/2018

Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Sekali telah berjuang, pantang menyerah  Memperjuangkan tanah kelahiran menjadi kota bestari Pada mulanya adalah  akar. Akar yang tumbuh dari batang dan dedaunan….

Suami Babak Belur karena Sosialisasi UU KDRT

By Ayu Arman | 16/10/2017

KEJADIAN pengeroyokan oleh ibu-ibu satu kampung itu pada si bapak A itu adalah kejadian pertama yang terjadi di Raja Ampat. Sungguh ini sebuah kejadian yang menghentak kesadaran semua orang bahkan instansi pemerintahan bahwa melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga memang tidak boleh dilakukan oleh siapa pun.

Yang Berumah di Ketinggian Indonesia

By Ayu Arman | 30/09/2017

Kenekatan Willem membeli pesawat dengan anggaran APBD itu sebagai ikhtiarnya untuk menekan harga bahan pokok dan bangunan yang mahal. Terbukti, dengan adanya pesawat ini, harga-harga pokok di Puncak, Papua, sempat turun dan jauh lebih murah. Sayangnya, karena cuaca dan medan menuju Puncak yang terjal, pesawat ini mengalami kecelakaan. Menabrak gunung. Hancur. Dan, harga-harga di Puncak membumbung.

10 Tahun Wakatobi, 10 Top Destinasi Pariwisata Indonesia 2016

By Ayu Arman | 30/04/2016

“Surga nyata” adalah perwujudan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. “Bawah laut” maujud dari kemanfaatan dan kelestarian lingkungan atas potensi sumber daya laut. “Pusat Segi Tiga Karang Dunia” merupakan aktualisasi posisi geografis Wakatobi sebagai pusat segi tiga karang dunia yang memiliki keaneragaman hayati tertinggi di dunia.

Raja Ampat Menyembuhkan Lukaku, Surat untuk Sang Kekasih

By Ayu Arman | 20/01/2016

Dan setiap kali aku membelah birunya laut Raja Ampat pikiranku seketika berhenti berpikir. Pikiranku tertunduk oleh keindahannya. Di saat seperti itulah aku sering mendengar suara lirih yang muncul dalam diriku: “Ayu, hidup ini seperti ombak di laut. Kadang naik, kadang turun. Kita adalah “peselancar kehidupan” yang bermain di atas ombak kehidupan. Jadilah peselancar yang tangguh. Latihlah ketahananmu dalam menghadapi gelombak ombak  hidup yang bisa datang secara tiba-tiba.”

Ir. Agus Ambo Djiwa; Memimpin dengan SMART

By Ayu Arman | 22/09/2015

Ketika melihat masyarakatnya mengalami kesulitan, ia tak tanggung-tanggung memberikan bantuan secara moril maupun materil. Jika di tengah perjalanan ia melihat warganya dalam masalah, ia pasti menghentikan mobilnya, lalu turun untuk menemui dan memberikan bantuan kepada mereka. Rasa kasih Agus Ambo Djiwa kepada warganya sangat besar. Ia mencintai mereka seperti anak-anaknya sendiri. Ia tidak pernah mengambil jarak sedikit pun dengan rakyatnya. Ia selalu ada untuk rakyat dan rela berkorban untuk mereka.

Being a Muslim Woman in Contemporary Indonesia (Aku, Islam, dan Keberagaman)

By Ayu Arman | 13/09/2015

Untuk memahami tersebut, hal pertama yang harus diingat adalah Islam bukanlah Arab meski Islam lahir pertama di Arab. Sehingga kita bisa membedakan mana ajaran Islam sebagai doktrin keimananan dan mana budaya-budaya Arab yang melatari penurunan wahyu atau terciptanya hadis-hadis tersebut.

Being a Muslim Woman in Contemporary Indonesia (Me, Islam,and Diversity)

By Ayu Arman | 08/09/2015

To understand this, the first thing we have to remember is that Islam is not Arabic even though it was descended in the land of the Arabs. We have to be able to distinguish between the doctrine teachings of Islam and the culturally-based teachings of Islam. We have to understand what the reasons of the revelation of a hadiths are.

“Cry Jailolo” Indonesia Menari

By Ayu Arman | 25/05/2015

Kadang mereka diam dengan kaki (ekor) yang terus berkibasan; kadang mereka merentangkan tangan serupa ikan terbang untuk melihat dunia dari atas air. Mungkin berdoa. Atau bisa pula mengadu aduh kepada burung Bidadari yang juga kian langka. Kadang pula tubuh-tubuh itu, setelah tahu tiada lagi yang tersisa, TIADA LAGI YANG TERSISA, bergerak berderak-derak seperti sedang mengekspresikan kemarahan dalam dunia bawah laut yang gelap.

Festival Teluk Jailolo

By Ayu Arman | 12/05/2015

Ada yang berubah sejak Festival Teluk jailolo digelar sejak 2009. Kalau sebutan “Spice Island” sejak abad 16 dan 17 merujuk pada landscape culture, maka Festival Teluk Jailolo merujuk pada kelahiran mindscape culture. Landscape bersandar pada pertanian, perkebunan, dan perikanan; sementara mindscape bertumpu pada industri pikiran dan kreativitas seperti pariwisata dan ekonomi jasa, antara lain hunian (hotel dan homestay), transportasi (kota dan antarpulau), maupun kuliner (restoran dan warung makan).

“Sasadu On The Sea”

By Ayu Arman | 05/05/2015

Walau sederhana, setiap kelahiran disambut dengan kemeriahan dan sekaligus memperbaja semangat menghadapi dunia luar yang keras. Atraksi “bambu gila” dengan menari di atas papan yang diguncang-guncang ”gelombang” menjadi representasi laki-laki keras-hati mengarungi hidup yang menantang.

Catatan Lepas (1) Menyibak Batas Aurat Perempuan

By Ayu Arman | 10/09/2014

Aurat kerap ditautkan dengan tubuh perempuan; ada sisi pribadi yang harus ditutupi, karena dipandang bakal mengundang syahwat dan fitnah. Apa sebenarnya aurat dan fitnah itu? Dan mana batasan yang mesti ditutupi? Dan kenapa?

Sunyi (I)

By Ayu Arman | 04/09/2014

Sunyi itu mungkin menakutkan, jika dilihat dari kejauhan. Tapi,  coba, sesekali kita berani memasuki pusarannya. Diam dalam kesendirian, diam dalam keramain, diam dalam gelap malam, diam dalam cahaya terang, diam dalam gerak, diam dalam diam, diam dalam hening, dan diam merasai tubuh sendiri.

BORNEO; Bermula dari Sungai

By Ayu Arman | 04/07/2013

Hidup selalu bergantung pada air, maka sungai-sungai itu menjadi mata dan telingga mereka; menjadi jendela dan pintu mereka. Di sanalah mereka saling bertemu, bersapa, mengenal dan berbagi cinta. Kemudian sungai-sungai itu menjelma menjadi identitas diri, dengan menyebut tempat asal mereka, dengan memakai daerah aliran sungai di mana mereka bertempat tinggal.

UPACARA (II)

By Ayu Arman | 04/07/2013

Willy mengusap-usap mata, tak percaya sekaligus ngeri. Ia melihat seorang ibu di depannya, dengan penyakit semacam bisul besar dan bernanah. Basir menjilat bisul itu, membedahnya, membuang nanah busuk di dalamnya. Lalu seketika sembuh. Tak ada bekas, tak ada. Tak sedikit pun tersisa bekas luka. Memang ajaib. Tapi nyata. Benar-benar sembuh. Lalu para penonton bersorak-sorai. Basir dielu-elukan kesaktiannya.

UPACARA (I)

By Ayu Arman | 04/07/2013

Balian adalah upacara yang selalu mengundang pengunjung paling banyak. Balian, seperti artinya, belian, pawang atau dukun. Upacara ini bisa dianggap sebagai pertaruhan kedukunan para dukun. Ada berbagai macam jenis belian, ada Balian Bawo, Balian Dadas, Balian Patandak, juga Balian Balaku Untung.

Jilbab; Antara Kesucian dan Resistensi

By Ayu Arman | 09/06/2013

Wacana publik tentang jilbab seringkali berputar-putar pada pertanyaan: Apakah ia sebuah ekspresi kultural Arab ataukah substansi ajaran agama; Apakah ia sebuah simbol kesalehan dan ketaatan seseorang terhadap otoritas agama ataukah simbol perlawanan dan pengukuhan identitas seseorang?

Kepulauan “Para Raja” Raja Ampat (3)

By Ayu Arman | 09/04/2012

Sebelum masuknya agama Islam dan Kristen, umumnya masyarakat etnik menganut kepercayaan mon, yaitu pemujaan kepada roh-roh halus yang menghuni alam semesta. Dalam kepercayaan mon, semesta dikuasai roh-roh halus yang kasat mata. Roh-roh halus itu memiliki kekuatan-kekuatan magis yang bisa mendatangkan keberuntungan dan kebahagiaan kepada manusia apabila manusia berbuat kebaikan.

Kepulauan “Para Raja” Raja Ampat (2)

By Ayu Arman | 08/04/2012

Versi sejarah lisan yang dikenal luas masyarakat adalah bahwa leluhur raja-raja di Kepulauan Raja Ampat berasal dari enam telur yang ditemukan sepasang suami-istri di tepi sungai Waigeo; atau masyarakat setempat mengenalnya dengan kali Raja. Mereka menyimpan telur itu dalam noken, tas yang terbuat dari anyam-anyaman.

Kepulauan “Para Raja” Raja Ampat (1)

By Ayu Arman | 07/04/2012

Formasi pulau Raja Ampat yang jumlahnya ratusan itu mirip labirin surgawi. Terletak di mahkota burung, laut Raja Ampat menjadi tanah air yang terberi dari langit bagi tumbuhnya harapan dunia maritim, terutama kehidupan terumbu karang bagi sejuta makhluk bawah laut.